Thu. Oct 29th, 2020

Pada kesempatan kali ini, Infoana mengajak Anda berkenalan lebih jauh dengan Zingiber officinale Rosc atau jahe. Jahe adalah salah satu jenis tanaman rimpang yang banyak dimanfaatkan untuk melezatkan masakan. Jahe memiliki sensasi rasa pedas yang khas sehingga banyak digunakan untuk membuat minuman herbal. Mari kita simak penjelasan mengenai jenis-jenis jahe.

https://infoana.com/

India dan China diperkirakan sebagai negara asal jahe karena sering memanfaatkan tanaman rimpang yang satu ini sebagai obat. Jahe masuk ke bangsa Romawi dan Yunani melalui pedagang Arab yang mendapatkannya dari India. Seiring waktu, persebaran jahe pun semakin meluas. Merujuk dari berbagai referensi, Infoana akan membahas mengenai jenis-jenis jahe. Jahe digolongkan menjadi tiga klon berdasarkan ukuran rimpang, warna, aroma, dan bentuk. Berikut ini penjelasannya.

  • Jahe besar

Jahe besar sering pula disebut jahe gajah karena ukurannya yang besar. Rimpang jahe ini besar serta gemuk dengan ruas menggembung dan berwarna putih kekuningan. Jahe jenis ini banyak dimanfaatkan sebagai penyedap masakan, minuman, dan bahan perasa permen. Aroma dan rasa pedas jahe gajah tidak terlalu kuat jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Dari setiap jahe gajah kering, terdapat kandungan 0,18-1,66% minyak asiri.

  • Jahe putih kecil

Jahe putih kecil (Z. officianale var. Amarum) ini berserat lembut dengan bentuk agak pipih, kecil, dan sedikit menggembung. Jahe jenis ini biasa pula disebut jahe emprit karena ukuran rimpangnya yang kecil. Jahe emprit banyak dimanfaatkan sebagai bahan jamu, bumbu masakan, ramuan obat, dan minuman. Kadar minyak asiri jahe emprit relatif lebih banyak jika dibandingkan dengan jahe gajah, yaitu 1,7-3,8% dengan 2,39-8,87% kadar oleoresin.

  • Jahe merah

Jahe merah (Zingiber officinale var.rubrum) disebut juga jahe sunti. Dibandingkan dengan dua jenis lainnya, jahe merah memiliki rasa paling pedas dan aroma yang paling kuat. Oleh karena itu, jahe merah sering dijadikan bahan pembuatan minyak jahe dan obat-obatan. Sesuai dengan warnanya, rimpangnya berwarna merah dengan ukuran yang lebih kecil dan berserat lebih kasar dibandingkan jenis lainnya. Rasa pedas yang kuat tersebut berasal dari kandungan zat gingerol yang tinggi. Kandungan minyak asiri jahe merah kurang lebih 2,58-3,90%.

Demikian penjelasan mengenai tiga jenis jahe. Kunjungi Infoana untuk membaca berbagai artikel mengenai ilmu pengetahuan umum, alam, dan sejarah.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *